H.M Jos Soetomo [orang terkaya di Kalimantan Timur yang rendah hati]

terkaya

GAYA bicaranya meledak-ledak. Sesekali diiringi tawa dan canda. Sangat terbuka kalau diajak ngobrol. Topiknya pun macam-macam. Mulai dari filsafat, kenegaraan hingga urusan perut serta nilai-nilai luhur. Itulah sekilas gambaran penampilan HM Jos Soetomo.

SANG pengusaha papan atas itu, beberapa hari lalu bersedia menemui Tribun Kaltim di ruangan kerjanya, Bumi Senyiur --hotel bintang empat di Samarinda, Kalimantan Timur. "Kita jadi konco (teman) ya... Mudah-mudahan pertemuan ini ada hidayahnya," tuturnya.

Sebelumnya, Jos Soetomo mengaku ada pers asing yang telah mengirimkan surat permintaan melakukan wawancara terhadap dirinya. "Saya kan mau diwawancarai bussines news. Dia mengirim surat melalui kedutaan besar Amerika. Lalu saya katakan, negara kami sedang diuji oleh Tuhan. Belum saatnya saya berbicara...," katanya.

Perjalanan hidup Jos teramat panjang dan penuh dengan perjuangan. Berkat kegigihannya dalam menjalani kehidupan, berdirilah Hotel Bumi Senyiur di Samarinda dan Hotel Gran Senyiur di Balikpapan. Bahkan belum lama ini sang pemilik PT Sumber Mas Group kelahiran Desa Senyiur, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara, melakukan ekspansi ke Jawa. Ia membangun Hotel Royal Senyiur, di kaki Gunung Welirang, Kecamatan Prigen, Pasuruan, Jawa Timur.

PT Sumber Mas, awalnya bergerak di bidang perkayuan. Kini ia menjadi induk dari lima perusahaan perkayuan, diantaranya PT Kayan River Industries Plywood (KRIP), PT Meranti Sakti Indah Plywood (MSIP), PT Meranti Sakti Indonesia (MSI), PT Dirga Rimba dan PT Estetika Rimba.

Tak hanya itu saja. Lelaki itu lahir di Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong, Kutai Timur. Selain terjun di dunia perhotelan, Jos juga melirik bisnis perumahan di Samarinda dan Balikpapan. Nama perusahaannya PT Sendawar Indah Permai dan PT Karang Joang Estate di Balikpapan.

Apa resepnya sehingga ia mampu membangun gurita bisnis di wilayah Kaltim? Apa filosofi hidupnya? Banyak ilmu yang ia bagikan kepada pembaca, agar bisa dipetik dan melahirkan spirit. Ujung-ujungnya, Jos Soetomo berharap semua manusia bisa sukses dalam meraih apa yang diinginkannya. Berikut penuturannya:

APA filosofi kehidupan saya sehingga dikatakan berhasil seperti ini?

Bismillah... Dengan bismillah... kita harus menyadari, semua itu (prestasi). Hakekatnya adalah talenta. Kita lihat jika kita mensyukuri talenta, kalau di Kristen kan diberi nama kesaksian. Sedangkan di Islam namanya syiar itibak. Syiar itibak itu, Yaa... Allah ya Tuhanku... tujuan kita semua kun. Kayak Tribun juga, tujuannya apa?

Hakekatnya kan kita ini mudah-mudahan menjadi kesaksian. Pemasaran inilah yang paling penting. Ada pemasaran agama, suku, dan pemasaran bagaimana kita lain syakartum laaziidannakum, wa lain kafartum inna 'adzaabii lasyadiid (Jika kamu bersyukur akan nikmat yang Aku berikan kepada-Mu, niscaya akan Aku tambah nikmat tersebut kepadamu, namun jika kamu kufur akan nikmat-Ku, ingatlah bahwa azab-Ku sangat pedih).

Ternyata gak semua orang kaya yang sombong dan angkuh ya gan ... contohnya pak Jos ini, gue sangat kagum akan usaha kerja keras beliau, dulu bokap sering cerita tentang kehidupannya yang bersahaja dan islami karena bokap dulu salah satu pegawai di perusahaannya ...

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...